
iOS History – Sejarah Perkembangan iOS, Operating System Besutan Apple
Posted on May 7, 2012
iOS (sebelumnya iPhone OS) adalah sistem operasi perangkat bergerak yang dikembangkan dan didistribusikan oleh Apple Inc. Sistem operasi ini pertama diluncurkan tahun 2007 untuk iPhone dan iPod Touch, dan telah dikembangkan untuk mendukung perangkat Apple lainnya seperti iPaddan Apple TV. Tidak seperti Windows Phone (Windows CE) Microsoft dan Android Google, Apple tidak melisensikan iOS untuk diinstal di perangkat keras non-Apple. Pada 12 September 2012, App Store Apple berisi lebih dari 700.000 aplikasi iOS, yang secara kolektif telah diunduh lebih dari 30 miliar kali.[3] SO ini memiliki pangsa pasar 14,9% untuk unit sistem operasi perangkat bergerak telepon cerdas yang dijual pada kuartal ketiga 2012, terbanyak setelah Android Google.[4] Pada bulan Juni 2012, iOS mencakup 65% konsumsi data web perangkat bergerak (termasuk di iPod Touch dan iPad).[5] Pada pertengahan 2012, terdapat 410 juta perangkat bergerak yang diaktifkan.[6] Menurut Apple pada tanggal 12 September 2012, 400 juta perangkat bergerak iOS telah dijual sepanjang bulan Juni 2012.[7]
Antarmuka pengguna iOS didasarkan pada konsep manipulasi langsung menggunakan gerakan multisentuh. Elemen kontrol antarmukanya meliputi slider, switch, dan tombol. Interaksi dengan SO ini mencakup gerakan seperti geser, sentuh, jepit, dan jepit buka, masing-masing memiliki arti tersendiri dalam konteks sistem operasi iOS dan antarmuka multisentuhnya. Akselerometer internalnya dipakai oleh sejumlah aplikasi agar bisa merespon terhadap pengguncangan alat (misalnya membatalkan tindakan) atau memutarnya dalam tiga dimensi (misalnya beralih dari mode potret ke lanskap).
iOS diturunkan dari OS X, yang memiliki fondasi Darwin dan karena itu iOS merupakan sistem operasi Unix. iOS adalah versi bergerak dari sistem operasi OS X yang dipakai di komputer-komputer Apple.
Di iOS, ada empat lapisan abstraksi, yaitu Core OS, Core Services, Media, dan Cocoa Touch. Versi terbaru sistem operasi ini (iOS 6.0) menyisihkan 1-1,5 GB memori perangkat bergerak untuk partisi sistem dengan memakai 800 MB partisi (tergantung model) untuk iOS-nya saja
Daftar isi
Fitur[sunting | sunting sumber]
Safari memberikan fitur yang hampir umum yang dimiliki oleh peramban web lainnya seperti:
• Perambanan melalui tab
• Pengaturan markah buku
• Boks pencarian web yang dapat diatur ukurannya pada toolbar baik yang menggunakan Google pada Mac atau Google atau Yahoopada Windows
• Penghalang Pop-up ad
• Pencari history dan markah buku
• Pencari teks
• Pemeriksa ejaan
• Kotak teks yang dapat diperluas
• Pengisian otomatis pada bentuk web
• Dilengkapi dengan DOM yang bertindak sebagai inspektur yang memungkinkan pengguna dan pengembang menjelajahi Document Object Model dari suatu halaman web.
• Dapat menggunakan CSS 3 web font
• Dapat menggunakan animasi CSS
• Dapat menggunakan protokol ptoteksi keamanan layar (versi yang tidak diketahui)
• Bookmark yang telah terintegrasi dengan buku alamat
• Warna ICC yang mendukung tampilan profil
• Memungkinkan untuk melihat versi PDF
• Terintergrasi dengan pengaturan foto iPhoto
• Penggabungan surat internet
• Kemampuan untuk menyimpan halaman web yang telah disimpan pada Apple Dashboard
• Menjelajah web secara pribadi
Pada Mac OS, Safari merupakan aplikasi Cocoa yang menggunakan Webkit Apple untuk mengaplikasikan halaman dan memproses JavaScript. WebKit terdiri dari webCore (berbasis mesin KHTML dari Konqueror) dan JavaScript (berbasis pada mesin JavaScript dari KDE yaitu KJS). Sama halnya dengan KHTML dan KJS, Webcore dan JavaScript memiliki perangkat lunak gratis dan dirilis dibawah ketentuan GNU Lesser General Public License. Beberapa perkembangan Apple kepada kode KHTML kembali digabungkan kedalam proyek Konqueror. Apple juga merilis kode tambahan dibawah sebuah sumber terbuka BSD-like license.
Hal ini termasuk menyediakan web agregarto dan menyokong standar RDD dan Atom. Beberapa fitur lainnya juga termasuk perambanan pribadi (mode dimana tidak ada informasi yang terekam mengenai aktivitas web pengguna ) telah menjadi pangkal dari istilah yang sedang populer sekarang yaitu “mode porno” untuk peramban web, kemampuan untuk menyimpan archieve (dengan menggunakan format webarchive) dan halaman web surat elektronik serta kemampuan untuk mencari bookmarks.
Diawali dengan Safari 4, kini alamat bar telah benar-benar diperbaharui
• Tombol untuk menambah markah buku telah disatukan pada alamat bar
• Tombol reload dan berhenti sekarang telah diposisikan pada sebelah kanan dari alamat bar
• Lambang biru sebagai tanda progres telah digantikan dengan bezel yang berputar dan indikator loading disatukan pada bezel tersebut.
Modifikasi tersebut membuat Safari terlihat seperti Safari yang terdapat pada iPhone.
Sebagai tambahan, Safari 4 juga memiliki beberapa fitur baru diantaranya :
• Situs teras yang menampilkan 24 thumbnails dari halaman yang paling sering digunakan oleh pengguna
• Perambanan Cover Flow untuk History dan Bookmark
• Mesin Nitro JavaScript yang menjalankan JavaScript dengan delapan kali kecepatan yang melebihi internet Explorer dan empat kali lebih cepat dibandingkan Firefox 3
• Tampilan biasa pada Windows (Aero pada Windows Vista, Luna pada Windows XP) dengan font standar pada Windows
• Dapat menggunakan sentuhan efek pada gambar dengan CSS
• Dapat menggunakan kanvas CSS
• Pemuatan yang spekulatif, dimana Safari memuat dokumen, skrip dan informasi yang dibutuhkan untuk menampilkan suatu halaman web pada waktu tertentu
• Tools yang berkembang termasuk Web Inspector, peninjauan elemen CSS, JavaScript debugger dan pembuat profil, tabel offline dan pengaturan database dengan sokongan SQL serta sumber grafik
Spesifik Fitur iOS
Safari pada iOS memiliki fitur spesifik yang memungkinkan Safari untuk:
• Gaya perambanan MDI (dapat membuka 8 halaman sekaligus dan dibatasi oleh memori/tempat untuk menyimpan data)
• Menyimpan gambar pada photo album dengan menekan gambar tersebut selama 3 detik.
• Membuat bookmark pada link pada halaman tertentu seperti ikon Web Clip pada layar home
• Membuka halaman yang didesain secara spesial dalam mode full-screen
• Memfasilitasi tab, mirip sebagaimana aplikasi desktop, namun hanya untuk iPad dan iPad 2.
• Membuat daftar baca, fitur bookmarking yang menandai situs tertentu untuk dibaca kemudian, yang tersinkronisasi di peramban Safari versi mobile dan desktop melalui layanan iCloud.
• Reader, fitur untuk membaca yang memformat teks dan gambar dari laman web ke dalam format yang enak dibaca karena iklan-iklan dan informasi tak relevan dihilangkan darinya.
Sejarah dan Perkembangan
Sampai pada tahun 1997, computer Apple Macintosh telah mengirim hanya dengan Netscape Navigator dan Cyberdog . Internet Explorer for Mac dan Mac OS 8.1 baru akhir-akhir ini digunakan sebagai web bawaan sebagai bagian dari lima tahun perjanjian antara Apple dan Microsoft. Akan tetapi, Netscape Navigator terus diikut sertakan. Microsoft melrilis tiga versi utama dari Internet Explorer untuk Mac yang dibarengi dengan Mac OS 8 and Mac OS 9. Setelah itu, Microsoft merilis Mac OS X edisi dari Internet Explorer 5, yang sudah diikut sertakan sebagai web bawaan peramban pada semua Mac OS X yang dirilis dari Mac OS X DP4 sampai Mac OS X v10.2.
Pada 7 Januari 2003, Steve Jobs mengumumkan bahwa Apple telah mengembangkan peramban web miliknya sendiri yang berbasiskan KHTML mesin peramban yang dinamakan Safari. Mereka merilis versi beta pertama pada hari itu dan sejumlah beta versi lainya mengikuti sampai kepada veri 1.0 yang dirilis pada 23 Juni 2003. Pada mulanya tersedia sebagai aplikasi yang diunduh secara terpisah kemudian digabungkan dengan Mac OS X v10.3 saat rilis pada 24 Oktober 2003 sebagai web bawaan dan Internet Explorer for Mac hanya dimasukkan sebagai alternatif. Sejak liris Mac OS X v10.4 pada 29 April 2005, Safari menjadi satu-satunya peramban web yang termasuk dalam sistem pengoperasian.
Setelah mendapat beberapa kritik dari pengembang KTHML pada bulan Juni tahun 2005 mengenai kekurangan akses untuk mengubah log, Apple mengubah pengembangan sumber kode dan pelacakan gangguan dari WebCore dan JavaScriptCore kepada OpenDarwin.org. Webkit sendiri juga dibuat sebagai referensi umum. Kode rahasia bagi aspek non-renderer pada peramban, seperti elemen GUI tetap menjadi milik perusahaan.
Versi 2.0 dari Safari dirilis pada 29 April 2005 dan hanya menjalankan Mac OS X 10.4.x (Tiger) atau versi sebelumnya. Versi ini menarik pembei karena memiliki 1.8 kali kecepatan dibandingkan dengan versi 1.2.4.
Pada bulan April 2005, Dave Hyatt salah satu dari pengembang Safari di Apple mendokumentasikan progresnya dalam memperbaki bugs di Safari agar melewati tes Acid2. Tanggal 27 April 2005, ia mengumumkan bahwa pekembangan Safarinya telah melewati tes yang membuatnya sebagai peramban web pertama untuk melakukan hal tersebut. Pada mulanya perubahan tidak tersedia bagiakhir pengguna kecuali mereka mengunduh dan melengkapisumber WebKit milik mereka atau menggunakan salah satu aplikasi pada opendarwin.org. Meskipun demikian pada 31 Oktober2005 Apple merilis Safari versi 2.0.1 yang memasukkan Acid2 yang telah tetap.
Pada 9 Januari 2007, Job secara formal mengumumkan bahwa iPhone Apple menggunakan penjelejah Safari yang menggunakan fitur mesin JavaScript (Nitro) sebagai bagian dekstop hanya pada iPhone 3.0.
Safari untuk Windows
Dalam Muktamar Pengembang Sedunia pada tahun 2007, Job mengumumkan bahwa Safari 3 diperuntukkan bagi Microsoft Windows XP dan Windows Vista. Di pengumuman tersebut ia menyatakan bahwa Safari merupakan peramban web tercepat. Pengukuran eksternal dari HTTP membuktikan bahwa Safari merupakan peramban web tercepat dalam memuat data dari internet sedangkan untuk memuat dari kuki Safari seri dengan Internet explorer 7 dan Firefox.
Safari yang versi beta untuk Windows memiliki beberapa kelemahan sampai kepada rilisnya versi beta yang baru pada 11 Juni 2007 yaitu versi 3.0.1 untuk Windows . Pada 22 Juni 2007, Apple merilis Safari 3.0.2 untuk mengatasi kelemahan tersebut, masalah penampilan dan masalah keamanan lainnya. Safari 3.0.2 untuk Windows dapat mengatasi beberapa font yang hilang dari peramban akan tetpai terinstal pada komputer Windows seperti Tahoma, Trebuchet MS, dan lain-lain. Ada juga perangkat lunak untuk menjalankan Safari dibawah Linux. Rilis terakhir dilakukan pada 18 Maret 2008 dengan menawarkan pengunduhan gratis versi Windows 3.1 (525.13).
Pada Juni 2008, Apple merilis versi 3.1.2, mengalamatkan kelemahan keamanan dalam versi Windows dimana dengan mengunjungi situs yang licik dapat memaksa komputer untuk mengunduh arsip yang dapat diunduh dan menghilangkan sisanya dari desktop pengguna.
Safari 4
Pada 2 Juni 2008, tim pengembangan Webkit mengumumkan SquirrelFish yang merupakan mesin JavaScript baru yang dengan cepat mengembangkan kecepatan Safari dalam menginterpretasikan skrip. Mesin ini merupakan salah satu dari fitur baru yang dimiliki oleh Safari 4 yang dirilis pada 11 Juni 2008. Mesin JavaScript yang terakhir dinamakan Nitro. Beta publik dari Safari 4 dirilis pada 24 Februari 2009. Safari menambahkan beberapa ditur seperti tool “Situs Teratas”, yang menyerupai fitur panggilan cepat pada Opera yang menampilkan situs yang paling sering dikunjungi oleh pengguna. Cover Flow, fitur pada Mac OS X yang dibawa kedalam Safari. Pada beta publik, Safari ditempatkan pada tabbed perambanan dalam tittle bar di window yang menyerupai Google Chrome. Akan tetapi untuk rilis terakhir tabel bar dipindahkan pada tempat semulanya dibawah bar URL. Untuk versi Windows, Safari mengadopsi theme aslinya daripada menggunakan Mac OS seperti yang sebelumnya.
Pada 8 Juni 2009, Safari 4 secara resmi dirilis. Safari 4.0.1 kemudian dirilis pada 17 Juni dan diperbaiki masalah dengan Faces dalam iPhoto. Safari 4 dalam Mac OS X v10.6 "Snow Leopard"memiliki 64-bit yang dapat membuat JavaScript pemuatan sampai 50% lebih cepat. Safari ini juga dibangun dengan kekebalan terhadap tabrakan yang akan menjaga peramban utuh apabila penghubung seperti Flash playernya bertabrakan maka tab atau window lain tidak akan terpengaruh.
Versi 1
iOS History dimulai ketika Steve Jobs meluncurkan iPhone di tahun 2007, ia mengklaim bahwa perangkatnya menggunakan versi dari OS X. Pada awalnya ponsel tidak terbuka untuk pengembang pihak ketiga (3rd party developer) sampai sembilan bulan setelah peluncuran, ketika Apple merilis iPhone SDK.
iPhone 2G menjalankan apa yang sekarang dikenal sebagai iOS versi 1.0, dengan pra-instal aplikasi (aplikasi bawaan/standar) dari Apple serta iTunes versi 1.1
Versi 2
Pada versi ini terjadi perubahan besar di iOS history yang diperkenalkan pada iOS 2.0, yaitu dukungan untuk aplikasi pihak ketiga, yang juga menandai titik balik untuk iPhone sebagai perangkat pasar massal. Meskipun SDK diumumkan pada bulan September tahun 2007, dan dirilis ke developer pada Maret 2008, namun orang-orang benar-benar dapat merasakan kenikmatan App Store ketika iPhone 3G diluncurkan pada Juli 2008.
App Store adalah penambahan terbesar pada saat itu.
Versi 3
Bersamaan dengan peluncuran iPhone 3GS, iOS 3.0 membawa beberapa fitur yang sangat dibutuhkan, seperti dukungan MMS, kemampuan untuk network tethering, kemampuan copy dan paste, kemampuan untuk menggunakan keyboard dalam modus landscape, IMAP, Memo Suara, aplikasi kompas, shake to shuffle, dan push notification.
Versi 4
Tahun 2010, iOS update tidak hanya memperkenalkan istilah iOS, tapi juga mengatasi kurangnya dukungan multitasking. iOS4 mendukung multitasking terbatas, menangguhkan tindakan yang tidak perlu di background untuk menghemat baterai, tetapi memungkinkan pengguna untuk melakukan hal lainnya.
Peningkatan besar pada iOS 4 adalah kemampuan untuk beralih data selular on dan off, jumlah karakter untuk pesan SMS dan pencarian SMS, penambahan dukungan zoom saat mengambil foto, HDR foto, kemampuan untuk melakukan syncronize, face and place dari iPhoto, mengubah ukuran foto ketika mengirim, berkreasi dengan playlist sementara di jalankan, dan dukungan untuk passcode, semua membuat perbaikan besar operating system pada versi sebelumnya.
Versi 5
iOS versi terbaru ini memiliki iMessage dan fitur baru untuk kamera dalam IOS 5, yaitu selain ada tombol hardware untuk mengambil foto pada iPhone, iPad, atau iPod Touch, dapat juga menggunakan tombol ‘up’ volume untuk mengambil foto (termasuk menggunakan tombol volume pada handsfree). Terdapat pula sistem notifikasi baru, pesan baru, atau pemberitahuan lain, muncul di bagian atas layar device Anda
Siri (dibaca sɪri ) adalah asisten pribadi cerdas dan navigator pengetahuan yang bekerja sebagai aplikasi untuk iOS (Apple). Aplikasi ini menggunakan Bahasa Inggris, Jerman, Jepang dan Perancis untuk menjawab pertanyaan, membuat rekomendasi, dan melakukan tindakan dengan mendelegasikan permintaan untuk satu set layanan web. Apple mengklaim bahwa perangkat lunak menyesuaikan dengan preferensi individu pengguna dari waktu ke waktu dan personal hasil, dan melakukan tugas-tugas seperti mencari rekomendasi untuk restoran terdekat, atau mendapatkan petunjuk
Sejarah Awal
Pada awalnya, Siri diperkenalkan sebagai aplikasi iOS yang tersedia di App Store oleh Siri, Inc. Siri, Inc. kemudian diakuisisi oleh Apple pada tanggal 28 April 2010. Siri, Inc. telah mengumumkan bahwa perangkat lunak mereka akan tersedia untuk BlackBerry dan Android ponsel bertenaga, tetapi dalam upaya pengembangan semua untuk non-Apple platform dibatalkan setelah akuisisi oleh Apple.
Siri sekarang merupakan bagian integral dari IOS 5, dan hanya tersedia pada iPhone 4S, yang diluncurkan pada tanggal 4 Oktober 2011. Meskipun ini hanya tersedia untuk iPhone 4S, Hacker mampu beradaptasi Siri di iPhone 4 dan iPod Touch generasi 3 dan 4. Pada 8 November 2011 , Apple mengumumkan bahwa mereka tidak punya rencana untuk mendukung Siri pada setiap perangkat yang lebih tua.
Pendiri Siri, Inc.[
Siri, Inc. didirikan pada tahun 2007 oleh Dag Kittlaus (CEO), Adam Cheyer (VP Engineering), dan Tom Gruber (CTO / VP Desain), bersama dengan Norman Winarsky dari kelompok usaha SRI International. Pada tanggal 13 Oktober 2008, Siri mengumumkan telah mengangkat Seri $ 8.500.000 bulat pembiayaan, yang dipimpin oleh Menlo Ventures dan Ventures Morgenthaler Pada November 2009, Siri mengangkat $ 15.500.000 Seri putaran B pembiayaan dari investor yang sama seperti pada mereka. putaran sebelumnya, tetapi dipimpin oleh Hong-Kong miliarder Li Ka-shing. Dag Kittlaus meninggalkan posisinya sebagai CEO Siri di Apple setelah peluncuran iPhone 4S.
Integrasi iOS[sunting | sunting sumber]
Pada tanggal 4 Oktober 2011, Apple memperkenalkan iPhone 4S dengan pelaksanaannya dari Siri [16]. Versi baru dari Siri diintegrasikan ke IOS, dan menawarkan interaksi percakapan dengan banyak aplikasi, termasuk pengingat, cuaca, saham, pesan, email, kalender , kontak, catatan, musik, jam, web browser, Wolfram Alpha, dan peta. Saat ini, Siri hanya mendukung bahasa Inggris (AS, Inggris, Australia), Jerman, Perancis, dan Jepang, dan memiliki fungsi terbatas di luar AS. Fitur Siri ditampilkan pada iPhone Putih 4S
Setelah mengumumkan bahwa Siri disertakan dengan iPhone 4S, Apple menghapus Siri aplikasi yang ada (yang berlari pada semua model iPhone) dari App Store.
Independen pengembang mengklaim bahwa mereka telah membuatkan versi Siri ke iPhone 4. Namun, beberapa situs berita menunjukkan bahwa video yang diposting oleh para pengembang sebagai "bukti" hanya menampilkan user interface dari perangkat lunak Siri, dan bukan suara perintah, yang menyiratkan bahwa pengembang belum mampu port aplikasi dengan fungsionalitas penuh Namun., laporan baru dari Januari 2012 menunjukkan bahwa pengembang independen telah berhasil Siri porting ke iPhone 4, iPod Touch, dan iPad. Siriport.ru, tim Rusia berbasis, telah menunjukkan Siri bekerja sebagaimana dimaksud pada iPhone, iPod Touch generasi ke 3 dan 4, dan iPad, berkomunikasi dengan server Apple.
Di kemudian Januari 2012, pengembang independen telah berhasil dibuat dan didistribusikan port Siri ke perangkat yang lebih tua yang tidak memiliki izin hukum untuk menggunakannya oleh Apple. Pelabuhan, bagaimanapun, mengharuskan Anda memiliki kunci otorisasi khusus dari iPhone lain 4S, dan bahwa permohonan ini dimanfaatkan dalam bentuk server proxy.
Biografi Steve Wozniak - Pendiri Apple Computer
Stephen Wozniak (Bahasa Polandia: Woźniak, nama panggilan (The) Woz atau Wizard of Woz) (lahir di San Jose, California, Amerika Serikat, 11 Agustus 1950; umur 59 tahun) adalah pendiri Apple Computer (dengan Steve Jobs). Ia dianggap sebagai pelopor dari masuknya komputer ke dalam kehidupan rumah pribadi. Walaupun kontribusinya hanya dalam bentuk kumpulan ide-ide jitu yang secara tidak sengaja bersamaan dengan siapnya teknologi untuk pembuatan komputer massal, kecerdasan dan kreatifitasnya yang tak terbatas membuat dia menjadi orang yang tepat untuk diakui sebagai pemrakarsa revolusi komputer pribadi.
Sebelum Steve Wozniak bersama Steve Jobs mendirikan Apple, Steve Wozniak adalah seorang hacker. Kepandaian Steve Wozniak ini memang terlihat sejak dia masih kecil yang sangat gemar mengutak atik aljabar dan algoritma matematika. Kemampuan Steve Wozniak ini tentunya sangat berarti dalam mendongkrak hidupnya karena baik Steve Wozniak maupun Steve Jobs semasa SMA-nya tergolong orang orang dengan ekonomi menengah ke bawah.
Pada tahun 1975, Steve Wozniak bekerja di Hewlett-Packard dan membantu teman-Nya Steve Jobs mendesain video game untuk Atari. Dari keuntungan yang diperoleh, mereka menggunakannya untuk membeli sebuah computer yang sangat sederhana, salah satu produk dari Call Computer pimpinan Alex Kamradt untuk dipelajari mekanismenya. Setelah melihat wacana mengenai membangun terminal computer sendiri pada suatu majalah berjudul Popular Electronics terbitan tahun 1975, double steve tersebut merakit sendiri komputer dengan spare part yang ada. Computer Conversor yang dirakit tersebut terdiri dari 24 baris dan 40 kolom, hanya menggunakan huruf capital, menggunakan monitor berupa video teletype dan dapat terhubung dengan Call Computer. Alex Kamradt menanggapi positif hal ini dan bekerja sama dengan Steve Wozniak untuk menjual produk jadinya melalui firma dagang yang dimiliki Kamradt.
Pada tahun 1975, Wozniak mulai menghadiri pertemuan di Homebrew Computer Club. Pada pertemuan tersebut Microcomputers baru seperti Altair 8800 dan IMSAI menginspirasinya untuk menggunakan mikroprosesor ke dalam video teletype dan lengkaplah computer yang ia rancang.
Pada saat itu hanya tersedia microcomputer CPU Intel 8080 senilai US $ 179 dan Motorola 6800 yang dibandrol US $ 170. Saat itu Wozniak berniat bekerja sama dengan Motorola, namun saat itu masih belum menemukan kata sepakat karena range harga yang diminta baik Intel maupun Motorola saat itu jauh dari range budget mereka. Namun Wozniak tak menyerah. Ia melihat, mempelajari dan mendesain skema computer pada kertas. Dalam benaknya, membuat CPU hanyalah tinggal menunggu hari saja.
Ketika MOS Technology 6502 chip (sekarang baterai CMOS) dirilis dengan kisaran harga US $ 20 pada tahun 1976, Wozniak membuat program yang sesuai untuk chip tersebut dengan bahasa BASIC dan mulai mendesain computer yang mampu menjalankannya. MOS 6502 didesain oleh orang yang sama dengan orang yang membuat Motorola 6800, karena banyak pekerja di Silicon Valley yang mendirikan atau membuat usaha sendiri sebagai sampingan.Wozniak melakukan sedikit perubahan kecil agar chip baru tersebut dapat berjalan dengan baik. Wozniak menyempurnakan penemuaanya dan membawanya ke pertemuan Homebrew Computer Club sebagai show off.
Pada pertemuan tersebut, Wozniak bertemu teman lamanya Steven Jobs yang sama-sama tertarik terhadap potensi komersial dari hobi computer tersebut.Setelah itu Jobsmelakukan pendekatan dengan toko computer local, The Byte Shop yang pada akhirnya setuju untuk menjual produk Jobs. Namun dengan catatan, komputer yang dibuat harus dirakit dengan baik menjadi satu kesatuan utuh (assembled). Pemiliknya, Paul Terrell, menyampaikan bahwa ia akan memesan 50 mesin computer dan membayar US $ 500 pada setiap pengiriman. Jobs mengamini tawaran tersebut dan menghubungi Cramer Electronics, distributor peralatan elektronik skala nasional sebagai media partnernya. Inilah awal dirancangnya Apple I yang menjadi pondasi perkembangan produk-produk Apple
The Apple I, juga dikenal sebagai Apple-1, merupakan awal komputer pribadi dan dibilang sebagai biangnya atau nenek moyangnya dari semua komputer APPLE pada masa selanjutnya. Komputer ini dirancang dan dibangun secara hand made oleh Steve Wozniak dan Steve Jobs-lah yang mempunyai ide penjualan komputer. Produk Apple pertama ini pertama kali ditunjukkan ke publik pada April 1976 di Homebrew Computer Club di Palo Alto, California dan mulai dijual pada Juli 1976 dengan harga $ 666.66
Berbeda halnya dengan Apple I yang masih menggunakan kayu sebagai casingnya, Apple II telah melakukan up grade berbeda dengan menggunakan casing dari bahan metal. Apple II diluncurkan pada April 1977, dan ditujukan untuk kebutuhan personal. Apple II ini telah mendukung Graphic, Bahasa BASIC, Visical (dengan Excel sebagai jendelanya), dan dilengkapi dengan game Oregon Trail. Apple II ini juga dilengkapi dengan twin floppy disk drive dan monitor. Apple II juga memiliki fitur yang terintegrasi keyboard, suara, plastik kasus, dan delapan internal slot ekspansi.
Pada awal tahun 1980-an, Apple Computer menghadapi meningkatnya kompetisi dari perusahaan lain. Saingan Utama Apple Computer adalah Commodore. Namun hal tersebut tak berlangsung lama, setelah produsen computer tingkat mainframes, IBM, memasuki pasar. Walaupun Apple II telah dinyatakan siap platform karena Visicalc, Apple tetap menyiapkan Apple III untuk menyaingi IBM versi PC
Pada Desember 1979, Steve Jobs dan teknisi grup komputer Apple melakukan tur ke laboratorium Xerox PARC dan dengan disaksikan peneliti dari Xerox, mereka mendemonstrasikan GUI (Graphic User Interface) pada computer Alto. Pada saat itu Steve Jobs menyadari pentingnya GUI pada computer masa depan daripada menggunakan interface berbasis teks (misalnya, perbandingan perintah dengan command prompt dibandingkan dengan perintah pada layar windows yang lebih nyaman)
Dalam pakta kerja samanya Xerox memberika akses pada Apple untuk menggunakan fasilitas yang dimiliki oleh Xerox selama 3 hari sebagai kompensasi nilai tukar saham yang kala itu mencapai $ 1.000.000. Selama masa itu, para ilmuwan Apple mempelajari liku-liku dari GUI atau interface WIMP sehingga menghasilkan computer Apple yang pertama kali berbasis GUI dan diberi nama LISA (konon nama ini berasal dari putri pertama Steve Jobs yang merupakan kepanjangan dari Locally Integrated Software Architecture)
Hanya saja, Local Intregated Software Architecture atau LISA bisa dibilang sebagai produk gagal APPLE karena walaupun LISA sudah dilengkapi dengan mouse dan GUI (Graphical User Interface), LISA dibandrol dengan harga sangat mahal, sekitar $10,000 dan LISA tidak Compatible dengan produk sebelumnya yaitu Apple II sehingga gagal melakukan penetrasi pasar.
Pada bulan Januari 2007, Steve Wozniak meluncurkan buku iWoz (ISBN: 0393061434) yang berisi perjalanan hidup dan karirnya.